Kekerasan Seksual pada anak

Istilah pacaran sungguh sangat tidak asing di masa sekarang ini. Bahkan anak usia SD pun sudah nampak sangat fasih bicara soal pacaran. Mungkin ini akibat maraknya lagu menyebutkan kata cinta, pacar, sayang, dan lain sebagainya

Surat Untuk Nona Rambut Tabongkar 2

Teruntuk beta pung Nona rambut tabongkar tersayang... Apa kabar, sayang? Entah ini hari yang ke berapa katong su sonde saling bertegur sapa. Ya. Bukan waktu yang lama memang, tapi su cukup untuk membuat beta merindukan senyum dan sapaan hangat dari nona.

Kamu pasti tau kenapa ini tercipta....

SEPI bukan berarti HILANG... DIAM bukan berarti LUPA... JAUH bukan berarti PUTUS... SENDIRI bukan berarti MATI... Yang pasti saat MATI, tentu SENDIRI....

Pada Suatu Hari....

Pasti akan ada satu hari. Di mana kamarku mendadak senyap. Tanpa celotehan dan suara nada dering ponsel, serta tak ada lagi suara dari putaran kipas angin laptop.

Belajar dari Lentera Alam Learning Community for Women and Children

Kemarin perempuan muda, cantik dan bersahaja itu berkata pada saya, "tak harus mengeluarkan banyak uang untuk bisa membahagiakan dan menyenangkan anak-anak

Kamis, 19 Desember 2013

Mama....

Mama…
Sakit rasanya melihatmu lemah
Tergeletak lemas
Dalam dinginnya dinding rumah sakit

Mama…
Sedih rasanya
Melihat infus menggantung
Mengalir menuju darahmu

Mama…
Maafkanlah diriku
Yang telah berdosa
Dan sering menyakiti dirimu

Mama…
Cepatlah pulang
Aku sayang kepadamu
Aku selalu berdoa
Agar dirimu selalu sehat
Dan dilindungi oleh-Nya

Kupang, 7 Desember 2013
@ruang tunggu ICCU RSUD Prof. Dr. W.Z. Johanes Kupang


Selasa, 17 Desember 2013

Hello December....Mumumu

Pada setiap perjumpaan, ada perpisahan yang selalu siap datang kapan saja. Di tengah-tengah suasana yang tampak serba sempurna itu, seseorang yang dulu sempat bertanya tentang cita-cita saya, tiba-tiba mundur teratur dan hilang perlahan. Padahal cita-cita utama saya adalah membuktikan bahwa jawaban saya itu bukan hanya sekadar kalimat klise dan kalau berhasil mewujudkannnya, maka akan saya ajak dia untuk merayakannya sebagai rasa syukur dan terima kasih.
But, well… Life must go on…
Satu pelajaran yang akhirnya benar-benar saya pahami selama setahun ini adalah meskipun saya tampak seolah berjalan sendirian, tapi saya tak pernah benar-benar sendirian. Masih ada pendengar yang lebih baik, yang siap mendengarkan segala cita-cita dan harapan saya tiap waktu, bahkan tak segan-segan untuk mewujudkannya. Ia, yang duduk di atas sana, yang selalu mengawasi juga melindungi saya dan seluruh anak-Nya di dunia… :)
Have a great December! :)

Minggu, 15 Desember 2013

Bisakah...??

Pagi menelan bintang dalam terang, mungkinkah mimpi terukir kembali di pasir pantai di mana kakimu langkahi jejak sunyiku. Bukankah harus ku jaga ruang kosong dibenak demi sempurna kudengar tiap bunyi dan gema suaramu

tentang cahaya senyuman
tentang hangat dekapan
tentang perih tikaman

takkan kupertanyakan apapun lagi; agar kau boleh selalu singgah di beranda rumahku
berbagi sigaret dan secangkir kopi, dan lihat; jejak asap itu buru-buru berhambur ke arah langit membawa ingatan nafasmu pada nikmat tiap hela dan hembus udara, hilang tertiup harum bungamu dan aroma musim hujanku

biar saja semua bentuk mengutuk rasa ; percaya pada tulusnya dosa ; demi rindu, ingin kubaca setumpuk catatan berdebu disudut ruang, satu per satu, sebelum habis waktu; sebelum pahit empedu di lidahmu menyita manis kata-kata di ujung jarimu.

lalu; kita mejelma serangga saja, agar sebutir gula senilai permata
bisakah..??

Sabtu, 14 Desember 2013

Terimakasih black bird....

Seminggu sebelum mama harus dirawat intensif di ruang ICCU RSUD Prof. W.Z. Johanes Kupang, karena pembengkakan jantung. Seorang sahabat, Ambara Saraswati Mardani, memposting salah satu lagu favorit saya, “Negeri di Awan” miliknya Katon Bagaskara, di akun facebooknya. Postingan tersebut dinyanyikan sendiri oleh sahabat saya itu. Suara tipis dan tajam dari sahabat saya ini, serta musikalitas dari seorang Ivan Bartels membuat lagu tersebut terdengar semakin indah dan menusuk hingga sumsum.

Oh iya, ini liriknya:

Di bayang wajahmu
kutemukan kasih dan hidup
yang lama lelah aku cari
di masa lalu
Kau datang padaku
kau tawarkan hati nan lugu
selalu mencoba mengerti
hasrat dalam diri
Kau mainkan untukku
sebuah lagu
tentang negeri di awan
di mana kedamaian menjadi istananya
dan kini tengah kau bawa
aku menuju kesana oh.. hoo
Ternyata hatimu
penuh dengan bahasa kasih
yang terungkapkan dengan pasti
dalam suka dan sedih

Nyanyian tersebut menemani saya selama menjaga mama yang hampir 2 minggu dirawat di RSUD. Lagu ini  meski tak menggunakan langsung kata "ibu", menurut saya lagu "Negeri di Awan" ini berkisah tentang seorang ibu. Majas-majas digunakan untuk menggambarkan mengenai ibu, membuat lagu ini indah sekali. Terimakasih black bird, atas lagu dan suara indahnya....

JIka ingin mendengar suara sahabat saya ini, bisa DOWNLOAD DI SINI